AMANAH Masuki Fase Baru, Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Aceh – Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul–Hebat (Amanah) terus memperkuat langkah strategis dalam memasuki fase baru pengembangan program kepemudaan di Aceh. Organisasi ini mulai menyiapkan berbagai inisiatif yang lebih terintegrasi dengan melibatkan perguruan tinggi, pemerintah daerah, hingga sektor ekonomi kreatif.

Langkah tersebut terlihat dari serangkaian pertemuan dan penjajakan kolaborasi yang dilakukan Amanah dalam beberapa waktu terakhir, termasuk dengan pihak kampus dan pemerintah kota.

Salah satu upaya konkret dilakukan melalui pertemuan dengan pimpinan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Dalam pertemuan itu, kedua pihak sepakat memperkuat pembinaan generasi muda Aceh melalui kolaborasi yang lebih sistematis.

Ketua Yayasan Amanah, Dr. Syaifullah Muhammad, menegaskan bahwa penguatan kapasitas pemuda menjadi fokus utama dalam fase pengembangan selanjutnya. Ia menyebut, tantangan generasi muda saat ini tidak cukup dijawab dengan pendekatan konvensional.

“Kita ingin membangun kompetensi, mengubah mindset, dan membuka akses pemuda Aceh ke ekosistem kreatif global,” ujarnya dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman, menyambut baik sinergi tersebut. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan pembinaan pemuda yang berkelanjutan.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan daya saing generasi muda, sehingga kemitraan dengan organisasi seperti Amanah perlu terus diperkuat.

“Sinergi ini penting agar pembinaan pemuda tidak berjalan parsial, tetapi terarah dan berdampak luas,” ungkapnya.

Selain dengan kalangan akademisi, Amanah juga mulai menjajaki kolaborasi dengan pemerintah daerah. Dalam kunjungan ke gedung Amanah, Wali Kota Banda Aceh menyoroti potensi kerja sama di sektor ekonomi kreatif sebagai ruang baru bagi pengembangan anak muda.

Inisiatif tersebut dinilai sejalan dengan visi Amanah untuk menghadirkan program yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi generasi muda.

Di sisi lain, dukungan terhadap penguatan peran pemuda juga datang dari berbagai pihak. Pemerintah mendorong agar organisasi kepemudaan mampu menjadi motor penggerak pembangunan berbasis kreativitas dan inovasi, khususnya di daerah.

Dengan rangkaian kolaborasi ini, Amanah menegaskan komitmennya untuk memasuki fase baru dengan pendekatan yang lebih terintegrasi—menggabungkan aspek pendidikan, pengembangan karakter, hingga penciptaan peluang ekonomi.

Ke depan, Amanah berharap sinergi lintas sektor ini dapat melahirkan ekosistem pembinaan pemuda Aceh yang lebih kuat, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

More From Author

Akselerasi Pembangunan Papua untuk Keadilan yang Merata

Relaunching AMANAH Dorong Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Pemuda Aceh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *